Minggu, 02 September 2012

Ulang Tahun Bisa Berakhir Dengan Mematikan ?



Ulang Tahun
Ulang tahun ternyata berpotensi mematikan hal ini ditunjukan banyaknya orang yang meningal dihari ulang tahunya.
Menurut penelitian hubungan ulang tahun dengan kematian di jelaskan dalam sebuah hipotesis reaksi ulang tahun atau blues ulang tahun dimana stres memainkan bagian penting. Penyebab kematian saat ulang tahun termasuk serangan jantung, stroke, kanker, jatuh, dan bunuh diri.
“Kami menyimpulkan bahwa ulang tahun bisa berakhir mematikan, lebih sering daripada yang diharapkan” kata Dr Vladeta Ajdacic-Gross di Swiss.
Kesimpulan ini diambil dari penelitian yang menganalisis 2,4 juta kematian selama 40 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan ada 13,8 persen lebih banyak kematian pada hari ulang tahun jika dibandingkan dengan hari lain sepanjang tahun.
Risiko itu meningkat seiring dengan pertambahan usia. Angka tersebut naik menjadi 18 persen. Hasil untuk penyakit individu menunjukkan bahwa ada 18,6 persen peningkatan risiko kematian akibat penyakit jantung, termasuk serangan jantung, dan risiko yang lebih tinggi hingga 21,5 persen untuk stroke. Ada juga peningkatan 10,8 persen pada kematian di antara penderita kanker.
Di antara pria, ada kenaikan 34,9 persen pada tingkat bunuh diri dan 28,5 persen pada kematian disengaja. Ada juga kenaikan 44 persen pada jatuh fatal pada hari ulang tahun dengan risiko meningkat dari sekitar empat hari sebelum ulang tahun.
Orang tua, khususnya, berpendapat mereka cenderung merasa stres pada hari ulang tahun. Penelitian ini menunjukkan bahwa perawatan rumah sakit untuk kondisi kardiovaskular lebih sering terjadi pada hari ulang tahun. Studi ini dipublikasikan di Annals of Epidemiology.