Jumat, 02 November 2012

Ini Risiko Bercinta Ketika Pasangan dalam Kondisi Haid

Ini Risiko Bercinta Ketika Pasangan dalam Kondisi HaidOTAKBERITA. Tidak hanya ajaran agama yang melarang bercinta dalam kondisi istri haid. Secara medis (kesehatan), 'making love' di saat pasangan sedang menstruasi tidak sehat alias berisiko.
Menurut dr Ferryal Loetan, ASC&T, SpRM, MKes (MMR), Sex Consultant & Rehabilitation Specialist dari Klinik WIN, bisa jadi memang haid Anda belum selesai, tapi bisa juga sudah selesai. Hal ini tergantung darah yang keluar sedikit atau banyak.
Jangankan di saat haid, di penghujung masa haid pun harus dipastikan apakah benar-benar menstruasinya sudah selesai. Mungkin juga sisa kotoran yang ada di dalam 'Miss V' ada yang tidak keluar atau belum keluar, tapi baru bisa keluar saat melakukan hubungan intim karena jalannya terbuka.
Ketika pasangan merasa menstruasi sudah selesai tapi nyatanya darah terus keluar, sebaiknya jangan lakukan dulu hubungan suami istri, sampai yakin tak ada lagi darah yang keluar. Karena jika melakukan hubungan intim saat haid akan memudahkan masuknya kuman atau penyakit dari luar ke dalam rahim.
Bahkan yang paling berat bisa kemasukan gelembung udara (emboli) yang akhirnya bisa menyebabkan hal buruk terhadap tubuh kita.
Pada tiap wanita, setiap periode menstruasinya akan berbeda-beda, baik jumlah darah yang keluar atau jumlah harinya. Kalau memang haid Anda selama ini biasa empat hari, menurut Ferryal masih wajar. Kecuali kalau sampai terjadi perbedaan yang sangat mencolok dalam jumlah hari atau jumlah darah yang keluar.
Ferryal menyarankan, ada baiknya Anda melakukan pemeriksaan ke dokter. Dari pembahasan di atas tentu bisa disimpulkan bahwa hampir tidak ada kemungkinan bisa terjadi kehamilan semasa wanitanya sedang haid.


 sumber