Selasa, 12 Februari 2013

Libyan Dessert Glass, Mistri Kristal Aneh Yang Belum Terpecahkan

Misteri alam yang sampai sat ini belum terpecahkan adalah bahwa adanya kehidupan modern jaman dahulu sebelum jaman kita yang sekarang, namun sampai saat ini hal itu belum bisa terungkap, namun beberapa bukti yang nyata seolah menyebutkan bahwa teori itu memang benar adanya. Termasuk hal yang saat ini akan kita bahas yaitu tentang adanya  nuklir purba. Libyan Dessert Glass adalah sebuah benda yang diklaim terbentuk dari ledakan nuklir purba tersebut. Betulkah demikian? mari bersama-sama kita simak penjelasan berikut

Libyan Dessert Glass atau bisa disebut juga Great Sandsea Glass merupakan sebuah substansi (benda) menyerupai kristal yang ditemukan di sebuah gurun Libya. Benda ini memiliki warna yang ber macam-macam atau beraneka ragam, mulai dari putih kemerahan, kuning, bahkan hijau. Sampai saat ini penjelasan tentang terbentuknya benda ini masih jadi misteri yang belum bisa terpecahkan, bahkan banyak mengklaim hal-hal yang tidak masuk di akal seperti adanya ledakan nuklir kuno dan campur tangan makhluk asing (alien).



 
Benda ini pertama sekali ditemukan pada tahun 1932, dan penemuan ini benar-benar tidak diengaja dimana saat itu sebuah ekspedisi yang diketuai P.Clayton mencari sebuah Oase zerzura yang dikatakan sebagai sebuah oase yang dianggap sangat legendaris oleh masyarakat setempat. Dalam perjalanannya, di daerah saad plateau, ia merasakan ban mobilnya melindas sesuatu benda seperti kaca. Ketika ia turun untuk memeriksa, saat itulah ia menemukan sebuah kristal berkilau yang terjepit di sela ban mobilnya. Setelah kejadian itulah, dimulai banyak ekspedisi untuk menemukan Libyan Dessert Glass yang pada awalnya digunakan sebagai bahan penelitian.
Berbagai eksperimen dan penelitian di lakukan untuk mengungkap tabir misteri benda ini sampai akhirnya diketahui bahwa umur dari benda ini bisa mencapai 29 juta tahun. Wow, benar-benar sulit dipercaya?, tetapi perlu ditekankan bahwa pada benda yang bentuknya mirip kristal ini tidak menunjukkan adanya sinyal Radio aktif apapun yang seharusnya ada pada sebuah ledakan nuklir. Jadi klaim bahwa benda ini berasal dari ledakan nuklis sangat tidak mungkin.


Unsur pembentukannya juga jelas menunjukkan bahwa benda ini terbuat dari pasir, karena mayoritas unsur SiO2 (97,98%) dan beberapa unsur yang menjadi pembentuk pasir kristal ini adalah Fe, Co, Cr, Sc, dan lainnya. Dan yang meyakinkan dari benda ini adalah adanya kandungan iridium di dalamnya, kandungan iridium ini hanya di dapatkan dari sebuah impact meteorit saja.

Mungkin dalam konologinya seperti ini, sebuah meteorit yang berukuran besar jatuh ke bumi dan dan melewati beberapa lapisan atmosfer. Karena adanya tekanan dari atmosfer, membuat meteorit memiliki suhu yang tinggi layaknya bola api raksasa yang sedang terbakar. Saat sampai di daratan, disinilah terjadi sebuah ledakan besar seperti nuklir, atau lebih tepatnya suhu nya hampir sama seperti daya ledak nuklir yaitu bisa mencapai 1600 derajat celcius. Dari sinilah pasir dapat meleleh dan terangkat ke udara. Saat dalam keadaan cair di udara, lelehan itu mulai bergabung satu dengan yang lainnya. kemudian melempar dan menyebar hingga radius puluhan kilometer. Karena wujud dan bentuknya yang indah menjadikan benda ini banyak diburu manusia untuk digunakan komersialisasi. Membingungkan juga sih penjelasanya, akan tetapi itu hanya tebak-tebakan dari para ilmuan, fakta nyatanya sampai saat ini belum bisa dipastikan.



Dessert Glass tidak hanya berada di Libya saja, akan tetapi ada beberapa contoh lain seperti di Australia yaitu edeowie glass dan darwin glass. Karena itulah dengan adanya asal-usul libyan dessert teori peradaban maju di jaman purba dapat dimentahkan.



sumber artike : Libyan Dessert Glass, Mistri Kristal Aneh Yang Belum Terpecahkan